Senin, 29 April 2013

PROBLEMATIK KULIT



Sering mengalami kulit yang kemerahan atau gatal-gatal, itu pertanda adanya masalah pada kulit. Kulit yang mengalami iritasi, perubahan tekstur dan warna atau munculnya noda bisa jadi akibat infeksi yang disebabkan jamur, virus, atau lainnya. Masalah atau kelainan kulit yang terjadi, umumnya tidak berbahaya. Tapi ada juga yang bertanda serius dan harus memerlukan penanganan medis.

HERPES ZOSTER
Penyakit ruam saraf ini akibat infeksi virus varicella-zoster. Berupa sebaris atau sejalur lepuhan kulit pada satu sisi tubuh. Menimbulkan rasa nyeri dan gatal. Bahkan rasa nyeri bisa bertahan sampai beberapa bulan hingga tahunan setelah lepuhan menghilang.
Bila virus menyerang inti syaraf facialis, bisa menimbulkan sindroma Ramsay Hunt yang mengakibatkan kelumpuhan otot muka atau pun kebutaan bila menyerang saraf cranial kelima yang menuju bola mata. Meski menular dan berbahaya, penyakit ini bisa diatasi dengan menggunakan obat-obatan antiviral, steroid (antiperadangan), antidepresan atau obat topikal.

BIDURAN (URTICARIA)
Dikenal juga dengan nama kaligata, merupakan gangguan kulit karena alergi. Biasanya tidak serius. Tanda-tandanya berupa bercak kemerahan yang lebih tinggi dari permukaan kulit sekitarnya. Bentuknya tidak teratur dan ukurannya bervariasi, dari kecil hingga bisa mencapai diameter 10 – 15 cm.
Menimbulkan rasa yang amat gatal dan panas. Biduran yang ringan akan menghilang dalam beberapa
menit hingga satu sampai tiga hari. Setidaknya setelah tidak ada lagi kontak dengan pencetus alergi seperti obat-obatan tertentu, makanan, bahan pengawet atau suhu yang ekstrem. Krem atau salep antigatal dan bedak dingin calamine bisa mengatasi gangguan kulit ini. Segera ke dokter jika urticaria menyerang wajah yang menyebabkan pembengkakan bibir atau lidah, atau bila mengalami sesak nafas.

PSORIASIS
Ini merupakan gangguan kulit yang diderita seumur hidup. Psoriasis tidak berbahaya dan tidak menular tapi cenderung diturunkan dalam keluarga. Kelainannya berupa bercak kemerahan yang lebih tinggi dari permukaan kulit sekitar dan disertai serpihan keperakan atau putih. Juga menimbulkan rasa gatal, nyeri, dan perih. Bisa menimbulkan cekungan pada kulit atau kuku terkelupas. Gejalanya yang dirasakan tiap orang berbeda. Biasanya penyakit ini muncul di bagian kulit kepala, siku, lutut dan punggung bawah. Penyakit ini seringkali sembuh dengan sendirinya dan kemudian muncul lagi. Biasanya dipicu oleh faktor stres, infeksi, alergi obat-obatan tertentu, perubahan hormon, kekurangan kalsium, atau kebiasaan merokok. Hingga kini penyebab psoriasis tidak diketahui secara pasti.
Hanya saja peradangan yang terjadi pada kulit mungkin dipicu akibat sel-sel kulit baru yang tumbuh terlampau cepat atau kurang senyawa keratin pengikat lapisan kulit. Psoriasis bisa diobati dengan menggunakan krim antiperadangan steroid atau retinoid, juga dengan perawatan sinar ultraviolet.

EKSIM (eczema)
Eksim merupakan bentuk reaksi alergi berupa ruam atau gatal pada kulit. Penyakit ini tidak menular, tetapi cenderung ditularkan dalam keluarga. Gejalanya berupa kumpulan lepuhan berwarna kemerahan, ada yang mengeluarkan cairan (serum), kulit bersisik, dan sangat gatal, Eksim sukar disembuhkan dan sering berulang.
Biasanya menyerang bagian siku, tangan dan daerah lipatan kulit lainnya. Selain karena alergi, eksim bisa timbul akibat stres, iritasi,dan perubahan cuaca. Eksim bisa ditangani dengan memberikan krim cortisone, antibiotik, antihistamin atau phototherapy.

ROSACEA
U mumnya banyak diderita kaum hawa. Merupakan suatu kondisi kronis yang dicirikan kulit wajah yang
kemerahan (facial erythema) di daerah pipi, hidung atau dahi. Terkadang  juga muncul di leher, dada, telinga dan kulit kepala. Puncak kemunculannya di usia 30 dan 60 tahun.
Gejala lainnya berupa sensasi rasa panas dan menyengat, pelebaran pembuluh darah superficial pada wajah (telangiectasia) yang bersifat semi permanen, tumbuhnya papula dan pustula.
Untuk kasus yang parah bisa menyebabkan rhinophyma. Problem kulit ini bisa diatasi dengan obat-obatan atau bedah laser untuk membuang pembuluh darah yang rusak.

HERPES SIMPLEKS (cold sores)
Termasuk penyakit menular yang disebabkan virus herpes simplex tipe I. Berupa kumpulan lepuhan kecil berisi cairan di daerah mulut, hidung dan bagian lain di wajah. Gejala lainnya menimbulkan rasa nyeri, panas atau kesemutan dan gatal.
Lepuhan akan mengering dan sembuh sendiri dalam waktu tujuh sampai 10 hari. Setelah sembuh, virus akan menetap di tubuh. Suatu saat akan muncul dan penyakit kembali terulang. Pemicunya bisa karena demam, terlalu banyak terpapar sinar matahari, stress, atau menstruasi. Kadang-kadang bisa disebabkan virus herpes complex tipe II yang menyebabkan penyakit herpes genitalis. Penyakit ini dapat diatasi dengan pemakaian krim atau pil antiviral. Segera ke dokter jika mengalami demam tinggi atau terjadi iritasi pada mata.

Kaki Atlet (athlete’s foot)
Biasanya penyakit kaki ini menyerang para atlet. Tetapi semua orang yang sering memakai kaus kaki basah atau sepatu yang lembab dalam jangka waktu lama juga bisa terkena. Penyakit aki­bat infeksi jamur yang tumbuh subur di daerah lembab tanpa sirkulasi uda­ra. Biasanya menyerang telapak kaki atau sela-sela jari. Menimbulkan rasa gatal dan panas serta menyebabkan kulit pecah-pecah, kemerahan, terke­lupas dan berkerak. Kadang-kadang kulit bisa melepuh dan berdarah atau luka jika digaruk. Penyakit kaki ini bisa menular tapi bisa diobati dengan krim atau bedak antijamur. (Esti/berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar